7 Manfaat Suplemen Coten bagi Kesehatan Tubuh dan Jantung

Menjaga tubuh dan jantung tetap sehat memerlukan upaya pemeliharaan jangka panjang. Selain berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat, peran suplemen seperti Coten juga sangat penting. 

Coten merupakan suplemen kesehatan yang berfungsi menjaga kesehatan tubuh dan jantung. Suplemen ini mengandung bahan aktif Coenzyme Q10 (CoQ10) yang terkenal akan manfaatnya dalam produksi energi dalam sel serta mencegah risiko penyakit. 

Manfaat Suplemen Coten

Tubuh sebenarnya memproduksi Coenzyme Q10 secara alami. Selain itu, CoQ10 juga bisa ditemukan dalam berbagai makanan. Sayangnya, seiring bertambahnya usia produksi CoQ10 dalam tubuh menurun sehingga selain didapat dari makanan senyawa tersebut juga harus didapatkan dari konsumsi suplemen seperti Coten. 

Berikut ini beberapa manfaat CoQ10 dalam Coten untuk memelihara kesehatan tubuh:

  1. Membantu mengobati gagal jantung

Beberapa penelitian menemukan bahwa pasien gagal jantung yang menerima perawatan dengan suplemen CoQ10 memiliki gejala yang lebih ringan dan lebih sedikit komplikasi dibandingkan dengan pasien yang tidak menerima suplementasi CoQ10. Senyawa ini bekerja dengan cara memulihkan tingkat produksi energi menjagi lebih optimal, mengurangi kerusakan oksidatif, dan meningkatkan fungsi jantung. 

  1. Berpotensi meningkatkan kesuburan 

CoQ10 terlibat dalam jumlah dan kualitas sel telur dan sel sperma. Seiring waktu, produksi CoQ10 berkurang yang menyebabkan tubuh tak efektif melindungi sel telur dan sperma dari kerusakan sehingga mempengaruhi kesuburan pada pria dan wanita.

Meningkatkan asupan CoQ10 melalui suplemen maupun sumber makanan dapat membantu meningkatkan kualitas, aktivitas, dan konsentrasi sperma karena sifat antioksidannya. 

  1. Mencegah penuaan dini

Sifat antioksidan pada CoQ10 efektif mengurangi kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh sinar UV bila dikonsumsi secara langsung ataupun dioleskan langsung ke kulit (topikal). 

CoQ10 berfungsi mengurangi kerusakan dari faktor internal dan eksternal dengan meningkatkan produksi energi dalam sel kulit. Penelitian juga menemukan bahwa orang dengan kadar CoQ10 yang rendah lebih rentan terkena kanker kulit.

  1. Mencegah dan mengobati migrain

CoQ10 dalam tubuh meningkatkan fungsi mitokondria dan membantu mengurangi peradangan, termasuk ketika migrain. Orang yang memiliki kada CoQ10 yang rendah lebih rentan terkena sakit kepala yang parah, dan pasien yang diobati dengan CoQ10 merasakan gejala mereka berkurang.

  1. Meningkatkan energi

CoQ10 terlibat dalam produksi energi dalam sel, sehingga senyawa ini juga bisa membantu meningkatkan kinerja olahraga. CoQ10 akan mengurangi stres oksidatif dalam sel serta meningkatkan fungsi mitokondria yang membantu meningkatkan kapasitas latihan dan mengurangi kelelahan.

  1. Mengobati diabetes

Salah satu manfaat utama dari suplemen Coten adalah mencegah dan meringankan gejala diabetes. Penelitian telah membuktikan bahwa CoQ10 dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mengatur kadar gula darah yang sangat bermanfaat bagi pasien diabetes. 

Selain itu, CoQ10 juga membantu mencegah diabetes dengan cara merangsang metabolisme lemak dan mengurangi akumulasi sel-sel lemak. 

  1. Mencegah kanker

Sifat antioksidan kuat yang terdapat pada CoQ10 berfungsi melindungi sel dari kerusakan stres oksidatif. Stres oksidatif yang menumpuk menyebabkan kerusakan sel dan meningkatkan risiko kanker. 

Penelitian membuktikan pasien kanker memiliki tingkat CoQ10 yang rendah, dan terapi dengan suplementasi CoQ10 dapat mengurangi kemungkinan kekambuhan kanker.

Siapa saja yang boleh mengonsumsi suplemen Coten?

Coten aman dikonsumsi oleh orang dewasa, ibu hamil dan ibu menyusui juga boleh mengonsumsi suplemen ini namun di bawah pengawasan dokter. 

CoQ10 adalah senyawa yang larut dalam lemak, sehingga sebaiknya dikonsumsi bersama makanan agar tubuh bisa menyerap suplemen lebih cepat. Suplemen ini bisa dikonsumsi sebanyak 1-3 kapsul sehari. 

Suplemen Coten biasanya aman digunakan oleh kebanyakan orang dan jarang menimbulkan efek samping toksisitas. Namun jika muncul efek samping sebaiknya konsumsi suplemen dalam dosis lebih kecil.

Fitmee, Mie Sehat Berbahan Ubi Yang Menarik Perhatian

Saat ini berbagai macam jenis mie sehat mulai bermunculan. Produsen seakan – akan berlomba untuk memproduksi aneka jenis mie sehat. Hal ini tidak luput dari konsumen yang sudah mulai menyadari tentang pola hidup sehat. Meski begitu, siapa yang tahan akan godaan terhadap mie instan? Maka dari itu, FitMee hadir sebagai jawaban dari keresahan Anda.

Jika Anda ingin tetap mengonsumsi tanpa rasa bersalah, maka FitMee lah solusinya. FitMee merupakan mie pertama yang memilih ubi konjac sebagai bahan dasar pembuatannya. Bagi sebagian orang Indonesia, mie ini lebih dikenal juga dengan sebutan mie shirataki.

FitMee ini menjadi lebih sehat dengan berbahan dasar ubi konjac karena dengan itu mie ini menjadi bebas kolesterol, tinggi serat dan juga rendah gula. Saat ini, baru tersedia 4 varian rasa yang ditawarkan oleh FitMee.

  1. FitMee Carbonara

FitMee Carbonara ini merupakan mie dengan karbo yang rendah yaitu hanya sebesar 120 kalori. FitMee ini bebas kolesterol dan rendah kalori, meski begitu untuk rasa tidak perlu diragukan. FitMee Carbonara ini dilengkapi dengan potonan daging sapi dan bumbu keju bubuk yang super enak. 

  1. FitMee Mi Goreng Korea

Mie goreng korea sedang begitu digandrungi, maka tidak heran jika FitMee juga menghadirkan varian Fitmee Mi Goreng Korea. Anda pun tidak perlu khawatir dengan kalorinya. Hanya 150 kalori saja, Anda sudah bisa merasakan kelezatan dari mie pedas korea yang bebas kolesterol. FitMee Mi Goreng Korea ini juga gluten free. Dilengkapi dengan tiga jenis bumbu seperti minyak sayur, bubuk penyedap, dan bubuk cabe yang pastinya akan menaikkan selera makan Anda.

  1. FitMee Mi Soto

FitMee juga tidak melupakan selera Anda yang mungkin lebih menyukai mie rebus dibandingkan dengan mie goreng. FitMee Mi Soto hadir sebagai alternatif bagi Anda yang menyukai mie rebus. Aroma spesial dari minyak sayur, bawang goreng dan bubuk cabe ini tentunya sangat cocok disajikan. Apalagi dilengkapi juga dengan jamur, ayam cincang, dan sayuran kering wortel dan kol. Kalori yang terdapat dalam FitMee Mi Soto ini benar – benar kecil, hanya 60 kalori saja. Tentu saja jumlah kalori ini sangat membantu Anda yang sedang diet tetapi tetap ingin mengonsumsi mie instan.

  1. FitMee Mi Ayam Bawang

Tidak hanya rasa soto saja, FitMee juga menghadirkan varian ayam bawang untuk menemani Anda saat hujan dan menginginkan mie rebus. Jika FitMee Mi Soto memiliki 60 kalori, FitMee Mi Ayam Bawang ini lebih kecil lagi yaitu 30 kalori saja. FitMee Mi Ayam Bawang ini disajikan dengan kuah gurih segar yang disertai dengan bumbu rempah serta kaldu ayam beraroma bawang membuat FitMee Mi Ayam Bawang ini betul- betul enak untuk dinikmati.

Ada beberapa alasan mengapa saat ini banyak orang yang mungkin Anda termasuk di dalamnya beralih dari mie instan konvensiona ke mie instan sehat. Berikut ini beberapa pertimbangan yang bisa jadi membuat Anda berubah ke mie instan sehat.

  1. Mengandung tinggi natrium

Natrium menjadi salah satu alasan kenapa banyak orang yang beralih ke mie instan sehat. Dalam satu kemasan mie instan biasanya mengandung natrium sebesar 600mg bahkan lebih. Konsumsi natrium berlebih akan memberikan efek jangka panjang pada kesehatan seperti tekanan darah tinggi, risiko kanker lambung dan meningkatkan terkena penyakit jantung.

  1. Mengandung MSG

Mie instan sudah pasti mengandung monosodium glutamat atau yang sering disebut dengan MSG. Konsumsi MSG berlebih akan memicu kenaikan berat badan, tekanan darah tinggi, sakit kepala, otot kencang, mati rasa, sensasi geli hingga mual dan gangguan pencernaan.

  1. Masalah lain konsumsi mie instan secara berlebihan

Konsumsi mie instan secara berlebih akan meningkatkan risiko sindrom metabolik. Sindrom ini merupakan kumpulan masalah tubuh yang dapat berujung dengan gangguan kesehatan yang tidak baik seperti jantung, stroke dan diabetes.

Oleh karena itulah, FitMee hadir sebagai solusi untuk rasa mie instan yang lebih sehat. FitMee juga cocok dikonsumsi untuk Anda yang sedang menjalankan diet. Jika Anda penasaran dengan cita rasa yang ditawarkan oleh FitMee, Anda bisa membelinya di SehatQ, loh!

Tips Memilih Muesli dan Rekomendasi Merk Muesli Terbaik

Muesli adalah sereal yang bisa dijadikan pengganti makan atau cemilan menyehatkan. Muesli biasanya dikemas dalam kemasan besar yang bisa diolah menjadi berbagai hidangan, tapi ada juga muesli bar yang lebih praktis dan siap santap.

Muesli mungkin terdengar bagi beberapa orang, padahal sebenarnya muesli sudah lama ada. Produk ini juga sudah banyak dijual di toko atau supermarket. Agar mempermudah Anda memilih muesli, berikut kami rangkum tips memilih muesli dan rekomendasi merek muesli terbaik. 

Panduan membeli muesli 

Umumnya muesli terdiri dari gandum, kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah-buahan kering. Tapi beberapa merk muesli mengandung bahan yang tidak sehat, seperti gula tambahan, garam, biji-bijian olahan, dan zat aditif termasuk pengawet dan pewarna. 

Karena itu Anda harus pintar memilih antara muesli yang menyehatkan dan tidak. Berikut ini beberapa tips membeli muesli:

  • Pilih muesli yang mengandung biji-bijian utuh, termasuk gandum dan barley. Biji-bijian utuh merupakan sumber serat, mineral, dan antioksidan yang baik.
  • Memiliki kandungan gula rendah, maksimal 10 gram per 100 gram muesli. 
  • Hindari lemak jenuh, seperti lemak nabati. Bahan-bahan utama pada muesli sudah menyediakan lemak baik. 
  • Memiliki kandungan garam yang rendah, idealnya kurang dari 120 mg per 100 gram.
  • Tidak ada zat aditif dan bahan pengisi, seperti pengawet, pewarna makanan, pati jagung, dan pati termodifikasi.
  • Mengandung tidak terlalu banyak buah kering. Meskipun lebih sedikit mengandung gula, buah kering kerap diberi gula atau sirup tambahan sebelum proses pengeringan. 
  • Usahakan pilih yang tidak dipanggang, karena memiliki kandungan gula dan lemak yang lebih rendah daripada muesli panggang. 
  • Porsi sajian pas, yaitu sekitar 800 kJ per sajian.

Selain membaca komposisi dan label nutrisi pada kemasan, mengontrol porsi makan juga penting. Ukuran porsi tunggal adalah 1/3 hingga ½ cangkir muesli yang disajikan dengan susu atau yogurt. Anda bisa memilih muesli bebas buah untuk membatasi asupan gula Anda. 

Sementara muesli bar yang baik berisi 600kJ hingga 750kJ per sajian dengan protein yang tidak lebih dari 4 gram per batang, 3 gram serat, dan kurang dari 2,5 gram lemak jenuh. 

Rekomendasi muesli terbaik 

Berikut ini beberapa rekomendasi merk muesli terbaik di online atau offline store.

  1. Chia-Yo Homemade Muesli

Chia-Yo Homemade Muesli adalah sereal muesli yang bisa diolah dalam berbagai bentuk hidangan. Bisa dikonsumsi dengan susu, yogurt, atau dijadikan topping es krim. 

Chia-Yo Homemade Muesli rendah gula dan kalori, tapi kaya serat yang baik bagi sistem pencernaan. Kacang almond yang terkandung di dalamnya menyediakan protein, dan asam lemak omega-3 yang baik. Produk ini juga mengandung antioksidan dan protein tinggi yang berfungsi mencegah penyakit jantung dan kanker. 

  1. Chia-Yo Muesli To Go

Berbeda dengan Muesli Cereal, produk ini dikemas lebih praktis sehingga Chia-Yo Muesli To Go bisa dibawa kemana saja. Didalamnya juga sudah tersedia susu bubuk dan sendok, hanya perlu menambahkan air hangat atau dingin lalu siap disantap. Dengan Chia-Yo Muesli To Go, Anda tak perlu khawatir kelaparan di tengah jalan.

  1. East Bali Cashew Muesli Rosella Cinnamon

Muesli yang satu ini merupakan produk dalam negeri yang berasal dari Pulau Bali. Didalamnya terdapat gandum, kacang mede, serta tambahan buah kering. Selain itu juga terdapat bunga rosela dan kayu manis. 

Tak hanya bergizi, East Bali Cashew Muesli Rosella Cinnamon memiliki cita rasa yang unik dan lezat. 

  1. Familia BIO Organic Swiss Bircher Muesli

Jika mencari muesli organik, Familia BIO Organic Swiss Bircher Muesli mungkin pilihan yang tepat. Semua bahan dan komposisinya sudah tersertifikasi Badan Pangan dan Kesehatan Amerika Serikat (USDA). 

Muesli ini juga rendah gula dan lemak, sehingga cocok dikonsumsi oleh Anda yang sedang menjalani program diet.

Selain membeli muesli kemasan, Anda juga bisa membuat muesli Anda sendiri di rumah. Muesli adalah sereal menyehatkan yang terlalu sayang dilewatkan untuk dimakan saat sarapan bersama keluarga.