Penyebab dan Gejala Badan Bengkak

Badan bengkak atau yang biasa disebut edema merupakan pembengkakan pada bisa terjadi di bagian tubuh mana saja namun lebih sering terlihat pada kaki, pergelangan kaki, lengan atau tangan. Pembengkakan tersebut terjadi karena adanya penumpukan cairan di jaringan tubuh yang disebabkan oleh kondisi medis tertentu.

Penyebab Badan Bengkak

Ada beberapa penyebab dan kondisi edema yang biasanya merupakan gejala dari suatu penyakit. Penyebab badan bengkak yang disebabkan oleh kondisi medis serius seperti.

Penyebab tumit bisa bengkak adalah karena stres fisik berulang pada otot-ototnya.
  • Sirosis hati
  • Gagal jantung
  • Kerusakan atau penyakit ginjal
  • Infeksi
  • Penggumpalan darah di kaki
  • Kekurangan protein yang parah
  • Reaksi alergi
  • Kanker dan kemoterapi
  • Gangguan tiroid
  • Gangguan sistem kelenjar getah bening
  • Malnutrisi

Selain itu, pembengkakan juga bisa disebabkan karena efek samping penggunaan obat-obatan tertentu seperti:

  • Obat darah tinggi
  • Obat anti inflamasi non-steroid
  • Estrogen
  • Obat kemoterapi jenis tertentu
  • Obat diabetes tertentu

Ada juga kasus pembengkakan ringan yang disebabkan oleh:

  • Duduk atau diam di satu posisi yang sama terlalu lama
  • Mengonsumsi garam atau makanan asin terlalu banyak
  • Gejala pra menstruasi
  • Kehamilan
  • Luka bakar
  • Pil KB
  • Penyakit tiroid

Gejala Badan Bengkak

Gejala pembengkakan sebenarnya bergantung dengan penyebab yang mendasarinya. Namun umumnya gejala pembengkakan seperti:

  • Pembengkakan di bawah kulit, terutama pada bagian kaki atau lengan.
  • Kulit merenggang.
  • Jika ditekan maka akan muncul lubang.
  • Kulit yang membengkak terlihat mengkilap
  • Berat badan bertambah atau menurun
  • Kesulitan bernapas jika pembengkakan terjadi di paru-paru.

Jenis Edema

Ada beberapa jenis edema atau pembengkakan yang berhubungan dengan kondisi kesehatan seperti:

  • Edema perifer: Pembengkakan yang terjadi pada kaki, pergelangan kaki, tangan dan lengan yang disertai dengan kesulitan menggerakkan bagian tertentu.
  • Edema paru: Terjadi karena adanya kelebihan cairan di paru-paru yang membuat penderitanya mengalami kesulitan bernapas dan biasanya terjadi karena gagal jantung kongestif atau cedera paru akut. Ini merupakan keadaan darurat yang harus segera mendapatkan penanganan karena bisa menyebabkan kematian.
  • Edema serebral: Terjadi di otak yang disebabkan oleh berbagai hal dan beberapa diantaranya bisa mengancam jiwa dengan gejala seperti sakit kepala, sakit leher, kehilangan penglihatan, mual dan muntah.
    Edema makula: Komplikasi dari retinopati diabetik yang terjadi di bagian mata (makula) yang bisa memengaruhi penglihatan.
  • Pitting edema: Terjadi pada orang yang menderita edema perifer. Ditandai dengan adanya lekukan saat Anda menekan bagian kulit yang bengkak.
  • Edema periorbital: Peradangan dan pembengkakan pada area mata yang biasanya disebabkan oleh penumpukan cairan namun hanya bersifat sementara.

Pengobatan

Guna mendapatkan pengobatan dan perawatan yang tepat, maka Anda harus mengetahui apa penyebab dari pembengkakan yang Anda alami. Namun ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan salah satunya dengan mengurangi asupan garam dan jaga kaki agar tidak tergantung saat tidur.

Jenis perawatan rumahan yang bisa Anda lakukan seperti:

  • Makan makanan bergizi dan hindari makanan siap saji dan olahan yang tinggi garam.
  • Berolahraga.
  • Melakukan akupuntur dan pijat.
  • Berhenti merokok dan mengonsumsi alkohol.

Anda juga harus menemui dokter guna mendapatkan pengobatan yang tepat sesuai dengan hal yang menjadi penyebab badan bengkak.

Komplikasi

Penting untuk langsung memeriksakan diri ke dokter jika mengalami tanda-tanda pembengkakan pada tubuh. Karena jika tidak diobati bisa menyebabkan komplikasi seperti:

  • Pembengkakan terasa semakin menyakitkan.
  • Kaki yang mengalami pembengkakan akan kaku dan penderita bisa kesulitan berjalan.
  • Kulit meregang dan gatal.
  • Terjadi infeksi pada area yang bengkak.
  • Adanya jaringan parut di antara lapisan jaringan.
  • Buruknya peredaran darah.
  • Hilangnya keelastisitasan arteri, vena dan sendi.

Badan bengkak merupakan hal yang tidak bisa dianggap remeh. Terutama jika Anda mengalami kesulitan bernapas, Anda harus segera menemui dokter.

5 Cara Mudah dan Cepat Mengatasi Batuk Kering Terus-Menerus

Batuk kering terus-menerus terkadang membuat siapa saja merasa risih. Tidak hanya penderita, tapi orang sekitarnya pun akan ikut merasa terganggu. Secara umum, batuk biasanya bertahan dalam beberapa hari saja. Namun, jika seseorang sudah mengalami batuk sampai berbulan-bulan, bisa dikatakan batuknya kronis. 

Karena ada beberapa penyebab batuk yang terjadi secara terus-menerus. Mulai dari penyakit asma, kanker paru-paru, asam lambung, selesma, dan lainnya. Jika batuk terus dibiarkan, maka penderitanya bisa mengalami insomnia, sakit kepala, sampai luka pada bagian tenggorokan. Tentunya Anda tidak ingin mengalami hal tersebut, bukan?

Cara Mudah Mengatasi Batuk Kering Terus-Menerus

Saat batuk kering terus-menerus datang menghampiri tentunya akan terasa sangat mengganggu, bukan? Nah, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan saat mengalami batuk yang tidak kunjung sembuh. Berikut cara mudah dan cepatnya.

1. Mengonsumsi Banyak Air Putih

Salah satu cara mudah untuk mengatasi batuk yang tidak kunjung sembuh adalah dengan banyak minum air putih. Hal ini karena saat batuk, penderita mungkin akan mengalami postnasal drip yang membuat lendir semakin meningkat. Dengan mengonsumsi banyak cairan, maka penumpukan lendir akan berkurang.

Selain itu, air putih hangat bisa membantu meredakan batuk kering dengan cepat. Hindari untuk mengonsumsi air dingin agar batuk tidak semakin parah, ya. Anda juga bisa menggunakan teh hijau atau perasan lemon yang dicampur madu untuk pereda batuk kering.

2. Menggunakan Humidifier

Apakah Anda pernah mendengar humidifier? Humidifier adalah alat semprot yang akan memberikan aroma penenang. Selain itu, aromanya juga bisa membantu mengatasi masalah flu dan batuk. Karena salah satu penyebab batuk adalah udara yang kering sehingga membuat saluran pernapasan menjadi iritasi.

Dengan bantuan alat tersebut, ruangan akan terasa lebih dingin, lembap, sejuk, dan wangi. Alhasil, tenggorokan pun akan terasa lebih nyaman. Jika tidak ingin menggunakan esensial oil, Anda bisa menggunakan minyak kayu putih atau aroma terapi lainnya sesuai keinginan.

3. Mengonsumsi Makanan Probiotik

Ada lagi cara mudah mengatasi batuk kering terus-menerus adalah dengan mengonsumsi makanan probiotik. Hal ini karena salah satu penyebab batuk karena sistem imunitas yang tidak berfungsi secara maksimal. Dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan probiotik maka bisa membantu mengurangi infeksi pada saluran pernapasan.

Meski cara ini tidak bisa bekerja secara langsung, tapi penting untuk menjaga keseimbangan imunitas tubuh agar batuk cepat sembuh. Makanan yang kaya akan probiotik bisa Anda dapatkan dari makanan tempe, keju, dan yoghurt.

4. Mengonsumsi Obat-obatan

Jika Anda lebih suka mengonsumsi obat-obatan dibandingkan cara alami, maka bisa memilih jenis obat yang sesuai. Apabila batuk disebabkan oleh alergi dan postnasal drip, maka Anda bisa mengonsumsi obat dekongestan dan antihistamin. Sementara jika batuk disebabkan karena asma, maka bisa mengonsumsi obat bronkodilator dan kortikosteroid.

Anda juga bisa mengonsumsi antibiotik jika batuk yang terjadi karena infeksi bakteri atau jamur. Selain itu, penyebab batuk lainnya karena GERD atau asam lambung. Jadi, mengonsumsi obat khusus asam lambung bisa membantu mengatasi masalah batuk kering.

5. Mengatur Posisi Tidur

Mengatasi batuk dengan mengatur posisi tidur bisa membantu, lho. Anda bisa meninggikan posisi kepala sekitar 15-20 cm dengan ganjalan bantal tambahan. Tujuannya agar asam lambung tidak naik ke kerongkongan. Selain itu, benda asing tidak akan mudah masuk sehingga bisa memicu rasa batuk.

Beberapa cara di atas bisa Anda coba dari sekarang untuk mengatasi masalah batuk kering terus-menerus. Jika cara diatas tidak mengurangi rasa batuk, maka bisa melakukan konsultasi kepada dokter.

Cara Memilih Alat Cek Gula Darah untuk Diabetes

Selain kanker dan kardiovaskular, diabetes menjadi penyakit yang sama mematikannya bagi manusia. Diabetes disebabkan oleh tingginya kadar gula dalam darah Anda. Tingginya kadar gula darah ini dapat mengganggu sel-sel tubuh dan jika dibiarkan dapat mengakibatkan penyakit kronis lainnya, seperti jantung, ginjal, dan hati. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan pemeriksaan untuk memastikan kadar gula darah Anda tetap stabil, terlebih bagi penderita diabetes. Ada alat cek gula darah yang digunakan untuk mengukur kadar gula darah. Alat cek gula darah ini bermacam-macam dan dapat Anda gunakan untuk mengetahui dan mengontrol gula darah. 

Kapan Saya Harus Menguji Gula Darah Saya?

Jika Anda penderita diabetes, Anda mungkin perlu memeriksa gula darah beberapa kali sehari seperti sebelum dan sesudah makan, berolahraga, sebelum dan bangun tidur, sebelum mengemudi, dan ketika Anda merasa kadar gula darah Anda rendah atau tinggi.

Kadar gula darah ideal mungkin akan berbeda pada setiap orang karena dipengaruhi oleh beberapa faktor dan akan berubah sepanjang hari. Namun umumnya, kadar gula darah manusia normal umumnya:

  • Sebelum makan 70-130 mg/dL
  • Setelah makan Kurang dari 180 mg/dL

Sementara itu, pada penderita diabetes, kadar sangat penting untuk mengendalikan diabetes. Oleh karena itu, Tes HbA1C biasanya dilakukan untuk mendiagnosis tipe diabetes yang dialami oleh seseorang, apakah diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, atau prediabetes. Hasil A1C Anda akan dilaporkan dalam dua cara:

  • A1C dilaporkan dalam bentuk persentase.
  • Perkiraan glukosa rata-rata (eAG), dalam jumlah yang sama dengan pembacaan gula darah Anda sehari-hari.

Rata-rata Kadar Glukosa Darah (mg/dL) HbA1c (%)

A1C (%)eAG (mg/dl)
6126
6,5140
7154
7,5169
8183
8,5197
9212
9,5226
10240

Hasil A1C memberi tahu Anda tingkat gula darah rata-rata Anda selama 3 bulan. Hasil A1C mungkin berbeda pada setiap orang yang dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Jika setelah melakukan tes ini hasil tes menunjukkan kadar gula darah terlalu tinggi atau terlalu rendah, segera konsultasikan dengan dokter Anda. 

Bagaimana Cara Memilih Alat Cek Gula Darah?

Untuk mengukur gula darah secara mandiri di rumah, Anda perlu menggunakan alat cek darah yang baik. Pastikan alat cek darah yang Anda gunakan memiliki monitor glukosa untuk melihat kadar gula darah Anda setiap saat. 

Meskipun tidak ada tes darah mandiri yang seakurat laboratorium, setidaknya tes darah secara mandiri di rumah dapat membantu mengontrol kadar gula darah sehari-hari. Berikut beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan dalam memilih alat cek gula darah:

  • kinerja alat yang konsisten
  • harga dan keterjangkauan keseluruhan
  • aksesibilitas
  • daya tahan yang lama
  • portabilitas
  • fitur spesial
  • kemudahan penggunaan alat secara keseluruhan
  • pengalaman dan ulasan pengguna dari alat
  • harga yang sesuai dengan kualitas.

Bagi Anda penderita diabetes, biasanya disarankan untuk menggunakan Continuous Glucose Monitoring (CGM). Alat ini mudah digunakan dengan fitur yang lengkap sehingga praktis digunakan kapan saja dan di mana saja. Terlebih hasil pemeriksaan dapat terpantau seharian karena alat ini akan selalu memeriksa kadar gula darah terus-menerus dan mengirimkannya ke smartphone Anda.

Catatan

Simpan hasil pemeriksaan tes baik dari tes darah, urin, keton, maupun digital yang Anda lakukan. Untuk alat cek gula darah seperti CGM, hasil pemeriksaan akan tersimpan di dalam memori dan dapat dikirim ke ponsel. Hasil tes ini membantu dokter Anda membuat perubahan yang diperlukan dalam rencana makan, obat-obatan, atau program olahraga Anda guna mengontrol diabetes Anda. Bawalah hasil pemeriksaan ini bersama Anda setiap kali Anda menemui dokter Anda.

Cara Membersihkan Telinga Salah Satunya Obat Tetes Telinga

Terjadinya penyumbatan pada telinga karena adanya penumpukan pada telinga Anda dan bisa menjadi keras serta sulit untuk dibersihkan secara alami. 

Kotoran telinga adalah bagian yang membantu secara alami dari pertahanan tubuh Anda. Kotoran telinga ini dapat membersihkan sendiri, dan bisa melindungi saluran telinga Anda dengan mencegah dan memperlambat pertumbuhan bakteri. Namun, Anda bisa membersihkannya dengan obat tetes telinga

Jika penyumbatan kotoran telinga menjadi masalah maka langkah sederhana terbaiknya yaitu dengan menghilangkannya dengan aman. 

Cairan pembersih dalam obat tetes telinga untuk anak harus diperhatikan kandungannya

Beberapa orang menggunakan dengan kapas, dan yang lain mengatakan lilin telinga adalah cara yang tepat untuk membersihkan telinga. Mungkin Anda salah satu dari mereka yang mengatakan bahwa Anda seharusnya tidak pernah membersihkan telinga Anda.

Telinga akan bekerja dengan sendirinya membersihkan kotoran didalam telinga dan tidak perlu perawatan ekstra. Satu-satunya alasan Anda harus membersihkannya adalah untuk melembutkan atau menghilangkan kotoran telinga dari bagian luar saluran telinga Anda. Jika Anda akan melakukannya, Anda harus tahu bagaimana melakukannya dengan hati-hati.

Cara Membersihkan Telinga Anda

Apabila bila tidak terlalu memiliki masalah pada telinga Anda, tetapi merasakan terlalu banyak kotoran pada telinga, Anda juga dapat membersihkannya pada bagian luar telinga dengan lembut. Cukup gunakan waslap. Anda juga bisa mencobanya dengan menggunakan obat tetes seperti, gliserin, peroksida, dan minyak mineral agar kotoran. 

Jangan menggunakan benda-benda yang tajam untuk membersihkan telinga, selain itu juga jangan gunakan ear candle sebagai salah satu cara untuk membersihkan kotoran di telinga Anda. Studi menunjukkan mereka tidak efektif dan bahkan dapat menyebabkan cedera. Lilin berongga ini seharusnya dimasukkan ke dalam saluran telinga dan dinyalakan di ujung yang terbuka, tetapi Food and Drug Administration (FDA) telah menemukan bahwa lilin tersebut dapat menyebabkan luka bakar dan bahkan menembus bagian dalam telinga.

Jika penumpukan kotoran telinga adalah masalah yang berulang, dokter Anda mungkin menyarankan Anda menggunakan obat penghilang kotoran, seperti karbamid peroksida (Debrox Earwax Removal Kit, Murine Ear Wax Removal System). Obat tetes telinga  ini dapat mengiritasi kulit halus gendang telinga dan saluran telinga, gunakan hanya sesuai petunjuk.

Hal-hal yang harus dihindari

Banyak orang tidak perlu membersihkan telinga secara rutin. Apabila Anda menggunakan alat-alat kecil untuk membersihkan telinga maka akan mendorong kotoran didalam telinga. 

Aturan yang akan Anda dengar dari kebanyakan dokter adalah untuk tidak memasukkan sesuatu yang lebih kecil dari siku ke dalam telinga Anda. Jangan gunakan benda tajam yang bisa melukai genda telinga serta merusak pendengaran Anda. 

Lilin telinga merupakan metode pembersihan telinga yang harus dihindari. Lilin panjang berbentuk kerucut dimasukkan ke dalam saluran telinga dan kemudian dinyalakan dengan api untuk menarik kotoran ke atas dengan hisap. Menggunakan lilin bisa melukai telinga.

Kapan harus menemui dokter Anda?

Gejala penyumbatan kotoran telinga meliputi:

  • perasaan penuh di telinga
  • pendengaran berkurang atau teredam
  • sakit telinga

Gejala seperti itu juga bisa menjadi penanda masalah medis lainnya seperti infeksi. Setelah mencoba beberapa cara membersihkan telinga seperti menggunakan obat tetes telinga. Dokter akan melakukan pemeriksaan di dalam telinga Anda apa yang menjadi gejala dari penumpukan kotoran atau hal yang lain. 

Tanda-tanda infeksi telinga pada orang dewasa meliputi:

  • sakit di telinga tengah
  • drainase cairan
  • gangguan pendengaran

Gejala infeksi telinga biasanya berkembang dengan cepat. Jika Anda merasakan sakit dan keluarnya cairan dari telinga, jangan coba mengobatinya sendiri. Coba bertemu dokter agar dapat didiagnosis dengan tepat, apabila Anda juga diperlukan pengobatan. 

Apabila Anda mengalami impaksi kotoran pada telinga lebih dari sekali setiap tahun maupun faktor risiko lainnya, informasikan ke dokter Anda. Lakukan pembersihan dengan professional dengan rutin selama 12 agar kotoran pada telinga hilang.

Menjaga Hati Tetap Sehat untuk Menghindari Hepatomegali

Menjaga kesehatan hati dan organ dalam tubuh adalah upaya terbaik untuk menghindari hepatomegali. Sebab, hepatomegali atau pembesaran hati bisa terjadi karena dipicu oleh penyakit lain. Oleh karena itu, jika hati orang mengalami pembesaran, biasanya dijadikan pertanda ada penyakit kronis yang menimpanya. 

Adapun beberapa penyakit yang dapat menyebabkan seseorang mengalami hepatomegali adalah kanker, tumor, radang hati, gagal jantung kongestif, dan lain sebagainya. Di samping itu, pembesaran hati bisa juga disebabkan karena efek dari penggunaan obat tertentu. Mengingat beberapa penyebab pembesaran hati tersebut, maka menjaga kesehatan hati adalah upaya yang bisa dilakukan.

image Hepatomegali

 

Lantas bagaimana menjaga hati dan organ dalam tubuh agar tetap sehat supaya terhindar dari penyakit yang bisa menyebabkan hepatomegali? Hal pertama yang dapat dilakukan adalah hati-hati dalam mengonsumsi obat-obatan. Sebab, ada pula obat medis yang bila dikonsumsi dalam jangka panjang menimbulkan efek samping terhadap hati. 

Oleh karena itu, jika anda sedang sakit dan memilih obat medis sebagai pengobatan, maka minumlah obat itu sesuai dengan aturan pakai atau anjuran dokter. Di sisi lain, sebelum mengonsumsi obat, anda juga perlu cari tahu apa efek samping yang bisa ditimbulkan. Sehingga, diharapkan anda bisa tetap waspada saat minum obat tersebut apabila obat yang anda minum bisa memberikan efek samping terhadap fungsi hati. 

Selain itu, sebagai upaya menjaga kesehatan hati kita, melakukan vaksinasi hepatitis A dan B juga diperlukan sejak dini. Hal ini karena salah satu penyebab pembesaran hati adalah terjadinya peradangan pada hati atau hepatitis. Oleh karena itu, kita dapat menarik simpulan melakukan vaksin hepatitis penting juga untuk menjaga kesehatan. 

Upaya lain menjaga kesehatan hati demi terhindar dari hepatomegali adalah dengan banyak minum air mineral. Minum air mineral yang cukup memang perlu karena air bisa membantu menghilangkan racun dalam tubuh, selain membantu proses pencernaan. 

Adapun hal lain yang dapat dilakukan adalah dengan menghindari minuman alkohol dan rokok. Baik minuman beralkohol dan rokok ini memang tidak bagus untuk kesehatan hati. Sebagaimana telah disinggung, hepatomegali ini salah satu penyebabnya adalah kanker. Nah, terkait itu, rokok merupakan salah satu penyebab kanker. 

Demikian pula dengan minuman beralkohol yang perlu dihindari karena dalam jangka panjang, alkohol dapat menyebabkan munculnya kanker hati. Tentu daripada kita menderita penyakit tersebut, lebih baik sejak dini meninggalkan kebiasaan itu. Bagi anda yang perokok dan rutin mengonsumsi minuman beralkohol, belum ada kata terlambat untuk berhenti dan mengubah pola hidup sehat! 

Cara mudah selanjutnya menjaga kesehatan hati adalah dengan makan makanan bergizi. Tentu saja, kita tidak disarankan mengonsumsi makanan cepat saji. Selain itu, menjaga asupan lemak, karbohidrat, dan gula juga penting dilakukan. Adapun beberapa bahan makanan yang bagus untuk hati adalah bayam, alpukat, wortel, kunyit, teh hijau, bawang putih, dan lain-lain. 

Itulah hal-hal yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan hati. Cara tersebut pada umumnya sangat mudah untuk dilakukan. Hanya saja, memang perlu keinginan kuat. Jika anda sudah bisa menjalani pola hidup sehat dimulai dari meninggalkan minuman beralkohol, rokok, dan makanan cepat saji, maka anda bisa melengkapi pola hidup sehat dengan rutin berolahraga. 

Olahraga yang dilakukan tidak perlu yang berat kok. Kita cukup berolahraga sesuai kemampuan. Yang penting adalah kita rutin melakukannya. Akhir kata, demikianlah penjelasan singkat yang dapat diberikan. Semoga hati dan organ tubuh dalam kita semua tetap sehat dan kita terhindar dari hepatomegali.

6 Tips Menghindari Penyakit Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal bisa terjadi dari kebiasaan sehari-hari yang sangat mungkin tidak Anda sadari, seperti dari asupan makanan Anda sampai cara Anda buang air kecil. Gejala dari penyakit ini sendiri lebih mengarah ke infeksi saluran kemih, seperti nyeri saat mengeluarkan urine serta warna urine keruh dengan bau menyengat. Ditambah lagi, penderita penyakit batu ginjal juga biasa mengalami rasa sakit di bagian pinggang, perut samping, juga punggung. 

Anda tidak perlu terlalu takut ketika terdiagnosis penyakit ini. Banyak cara untuk memulihkan kondisi Anda. Jika ukuran batu ginjal relatif kecil, dokter biasanya hanya akan meminta Anda mengonsumsi obat oral. Namun, jika ukuran batu ginjal dirasa sudah besar dan sulit ditangani, tindakan pembedahan bisa saja dilakukan. 

Karena itu, sebaiknya perbaiki kebiasaan sehari-hari Anda untuk mencegah terbentuknya endapan yang mengeras dan menjadi penyakit di area ginjal maupun saluran kemih Anda. Beberapa tips ini layak Anda coba dan hasilnya akan sangat efektif untuk menghindari Anda dari penyakit yang satu ini. 

Minum Cukup Tiap Hari 

Tetap terhidrasi adalah kunci untuk mencegah pembentukan endapan yang nantinya menjadi penyakit batu ginjal. Ini merupakan tindakan pencegahan terbaik yang bisa Anda lakukan. Soalnya saat Anda mengalami dehidrasi, urine Anda menjadi lebih pekat sehingga membuat tubuh Anda lebih sulit melarutkan mineral. Inilah yang akhirnya memicu terjadinya endapan yang lama-kelamaan mengeras menjadi batu ginjal. Supaya tidak terdehidrasi dan urine tetap dalam batas cair yang aman, biasakan minum 2,5—3 liter air per hari. Jika Anda banyak berkeringat, konsumsi air lebih banyak sangat disarankan. 

Kurangi Pemakaian Garam 

Makanan-makanan tinggi garam ataup pemakaian garam yang banyak dalam kajanan Anda bisa meningkatkan risiko munculnya penyakit batu ginjal kalsium. Menurut Urology Care Foundation, garam yang terlalu banyak ini akan berpengaruh pada tidak maksimalnya penyerapan kalsium oleh urine sehingga kembali ke dalam. Yang pada akhirnya, kalsium tersebut dapat mengendap di area ginjal maupun saluran kemih hingga mengeras menjadi penyakit batu ginjal. World Health Organizatioan sendiri merekomendasikan, pemakaian garam harian sebaiknya hanya 2.400 miligram per hari atau setara dengan satu sendok teh. 

Takar Pengonsumsian Kafein 

Kafein adalah hal lain yang perlu Anda batasi untuk mencegah penyakit batu ginjal. Soalnya, kafein yang terlalu banyak dapat mempercepat metabolisme dan menyebabkan dehidrasi. Kondisi inilah yang akhirnya membuat urine keruh dan mineral lebih mudah mengendap di tubuh. Namun, bukan berarti Anda sama sekali tidak boleh mengonsumsi kafein. Anda hanya perlu menakar pengonsumsian kafein untuk tidak melebihi 400 miligram per hari. Ingatlah pula bahwa kafein bukan hanya terdapat di kopi, namun juga ada di berbagai makanan yang Anda santap. 

Minimalkan Makanan Olahan 

Lebih baik Anda mengonsumsi makanan segar daripada makanan olahan jika ingin tubuh lebih sehat. Meminimalkan makanan olahan dalam asupan harian Anda juga dapat mencegah Anda terkena penyakit batu ginjal. Soalnya, makanan olahan dalam bentuk kemasan dan kalengan cenderung memiliki kadar garam dan gula yang tinggi sehingga rentan menimbulkan pengendapan mineral yang berujung pada pembentukan batu ginjal. 

Batasi Asupan Protein Hewani 

Makanan tinggi protein hewani bersifat asam dan dapat meningkatkan asam urine. Asam urine yang tinggi dapat menyebabkan asam urat dan batu ginjal berjenis kalsium oksalat. Jadi jika ingin mengurangi risiko terkena batu ginjal, batasi pula asupan protein hewani Anda mulai sekarang. Anda tetap boleh mengonsumsi daging sapi, daging ayam, daging unggas, maupun telur; namun dalam jumlah terbatas. 

Jangan Menahan Buang Air Kecil 

Menahan buang air kecil mungkin sering Anda lakukan, apalagi jika sedang dalam perjalanan. Namun, ini sungguh tidak baik bagi ginjal maupun saluran kemih Anda. Menahan buang air kecil akan membuat mineral yang seharusnya lewat urine tertahan dan mengendap di saluran kemih. Lama-kelamaan, pengendapan minerap tersebut akan mengeras dan bertambah besar menjadi penyakit batu ginjal yang mesti segera ditangani. 

*** 

Penyakit batu ginjal dapat dicegah dengan pola hidup yang lebih sehat dan alami. Kalaupun Anda menalami gejala-gejala yang mengarah ke penyakit ini, jangan segan berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang diperlukan guna mencegah komplikasi dan penurunan fungsi ginjal. 

Kenali Bedanya Kadar Kolesterol Normal Pria dan Wanita

Kolesterol adalah senyawa lemak yang diproduksi oleh sel-sel dalam tubuh manusia dan dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh dengan jumlah tertentu. Kadar kolesterol ini harus dijaga tetap normal baik kadar kolesterol normal pria dan wanita sebab kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan resiko penyakit jantung, stroke, dan batu empedu.

Kolesterol normal agar tidak terkena penyakit

Terdiri dari dua jenis kolesterol, yaitu low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat dan high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik, kadar kolesterol tiap orang berbeda-beda. Biasanya kadar kolesterol pria lebih tinggi dibandingkan wanita. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui berapa kadar kolesterol normal pria dan wanita. 

Berikut kadar kolesterol normal pria dan wanita berdasarkan jenis-jenis kolesterol yang ada di dalam darah.

  1. High-Density Lipoprotein (HDL)

High-Density Lipoprotein atau kolesterol baik adalah jenis kolesterol yang berfungsi untuk membersihkan kolesterol lain, seperti LDL di darah yang berbahaya bagi tubuh dengan cara membawanya kembali ke hati untuk dipecah dan dibuang dari tubuh. 

Kadar HDL ini harus lebih tinggi dibandingkan kadar LDL untuk mencegah timbulnya 

penyakit, seperti penyakit jantung dan stroke. Seperti yang dilansir dari Medlineplus Kadar kolesterol normal pria usia 20 tahun keatas sebaiknya berada diantara 125 – 200 mg/dL dengan kadar HDL 40 mg/dL atau lebih untuk mengurangi resiko penyakit jantung. 

Sementara kadar kolesterol normal wanita usia 20 tahun keatas sebaiknya juga berada diantara 125 – 200 mg/dL dengan kadar HDL 50 mg/dL atau lebih. Kadar HDL pada wanita cenderung lebih tinggi daripada pria. Hal ini disebabkan wanita memiliki hormon estrogen yang dapat membantu menjaga kadar HDL agar lebih tinggi. Namun, seiring dengan bertambahnya usia, kadar HDL pada wanita akan berkurang, terutama saat wanita sudah memasuki fase menopause dimana hormon estrogen pun mulai berkurang secara drastis. 

  1. Low-Density Lipoprotein (LDL)

Kebalikan dari HDL, kadar Low-Density Lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat sebaiknya berada di tingkat yang rendah. Kadar LDL yang tinggi justru meningkatkan resiko penyakit jantung, stroke, dan penyakit lainnya. 

Kadar kolesterol normal pria dan wanita usia diatas 20 tahun sebaiknya memiliki kadar LDL kurang dari 100 mg/dL. Dilansir dari Health Line, kadar LDL 130 – 159 mg/dL sudah termasuk ambang batas tinggi. Sementara, apabila kadar LDL mencapai 160 – 190 mg/dL sudah termasuk kategori level tinggi.

  1. Trigliserida

Trigliserida adalah salah satu jenis lemak yang ada di dalam darah. Sama seperti kolesterol, kadar trigliserida yang tinggi meningkatkan resiko penyakit jantung, stroke hingga diabetes. Tingkat normal gliserida adalah kurang dari 150 mg/dL, 150-199 mg/dL sudah termasuk ambang batas tinggi, dan lebih dari 200 mg/dL termasuk sangat tinggi yang mana artinya Anda sudah memerlukan pengobatan untuk menurunkan kadar gliserida ini.

Jadi, tidak hanya memperhatikan kadar HDL dan LDL saja pada saat melakukan pemeriksaan kadar kolesterol normal pria dan wanita, namun juga perhatikan kadar trigliserida dalam tubuh.

  1. Kolesterol Total

Biasanya untuk mengetahui kadar kolesterol normal pria dan wanita, dilihat dari jumlah kolesterol total yang merupakan gabungan dari jumlah HDL, LDL dan trigliserida dalam setiap desiliter darah. Jika jumlah kolesterol total 200 mg/dL atau  lebih dan kadar HDL kurang dari 40 mg/dL, sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan kolesterol lengkap dengan kadar LDL dan trigliserida.

Inilah Penyebab Sakit Perut Sebelah Kiri

Ginjal merupakan salah satu organ tubuh di dalam perut yang perlu dijaga. Organ tubuh yang bermasalah dapat menimbulkan risiko seperti sakit perut. Sakit perut merupakan salah satu gejala yang sering dialami manusia. Sakit perut bisa terjadi di bagian perut manapun, termasuk sebelah kiri bawah. Penyebab sakit perut sebelah kiri beragam, salah satunya termasuk hernia.

Penyebab sakit perut kiri bawah saat haid

Gejala yang dialami penderita bervariasi, mungkin bisa terjadi dalam waktu yang singkat (beberapa jam) atau beberapa hari, bahkan bisa lebih lama. Pada dasarnya, sakit perut tidak perlu diobati, karena kondisi tersebut akan sembuh dengan sendiri. Namun, jika kondisi yang dialami penderita serius, mereka perlu bertemu dengan dokter.

Apa Saja Gejala yang Timbul?

Sakit perut sebelah kiri bisa terjadi pada siapapun. Berikut adalah gejala yang bisa dialami penderita:

  • Diare atau sembelit.
  • Perut kembung.
  • Sendawa.
  • Benjolan di perut.
  • Warna urin berubah.
  • Nyeri ketika melakukan kontak seksual dengan pasangan.
  • Rasa sakit karena usus bergerak.
  • Siklus haid yang terjadi secara tidak teratur.
  • Periode menstruasi yang lebih berat.
  • Pendarahan pada vagina.

Apa Saja Penyebabnya?

Berikut adalah penyebab sakit perut sebelah kiri yang perlu diwaspadai:

  1. Diverkulitis

Diverkulitis merupakan penyakit yang menimbulkan peradangan pada usus besar. Diverkulitis dapat menimbulkan gejala berupa demam, mual, dan muntah.

  1. Hernia

Hernia merupakan kondisi yang menimbulkan benjolan di bagian perut manapun, termasuk bagian kiri bawah. Hal tersebut terjadi karena organ tubuh lain menekan keluar ke dinding perut.

  1. Nyeri haid

Nyeri yang dialami wanita tidak hanya terjadi ketika berhubungan seksual dengan pasangan, namun juga bisa terjadi ketika mereka mengalami menstruasi awal. Kondisi tersebut biasanya tidak menyebabkan gejala yang parah bagi tubuh mereka.

  1. Maag

Maag merupakan faktor lain yang dapat menimbulkan sakit perut. Kondisi tersebut dapat menimbulkan gejala berupa kembung dan rasa panas di bagian perut.

  1. Gas

Gas bisa terjadi di perut karena udara secara tidak sengaja tertelan dan tersangkut di dalam perut. Selain itu, gas dapat menimbulkan gejala nyeri di perut.

  1. Konstipasi

Konstipasi merupakan kondisi yang timbul karena disebabkan oleh berbagai penyakit seperti sindrom iritasi usus. Kondisi tersebut dapat menyebabkan seseorang kesulitan untuk buang air besar.

  1. Batu ginjal

Faktor lain yang dapat menimbulkan sakit perut adalah batu ginjal. Kondisi tersebut dapat menimbulkan masalah pada sistem kemih. Selain itu, kondisi tersebut juga dapat menyebabkan nyeri dari bagian tubuh atas hingga bawah.

Batu ginjal tidak hanya menyebabkan gejala sakit perut di bagian kiri, namun juga dapat menyebabkan gejala lain seperti pendarahan pada urine.

Jika Anda Mengalami Kondisi Yang Serius Pada Perut Anda

Jika Anda mengalami kondisi yang serius pada perut Anda, Anda sebaiknya hubungi dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda bisa mempersiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan ke dokter.
  • Daftar gejala yang timbul.
  • Daftar riwayat medis dan obat yang digunakan (jika Anda memilikinya).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter perlu mengetahui kondisi Anda dengan mengajukan pertanyaan seperti:

  • Kapan gejala yang Anda alami terjadi?
  • Gejala apa saja yang Anda alami?
  • Berapa lama kondisi tersebut terjadi?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter akan melakukan diagnosis seperti pemeriksaan fisik. Setelah melakukan diagnosis, dokter dapat memberikan opsi di bawah untuk mengobati sakit perut sebelah kiri:

  • Menggunakan obat

Obat antibiotik merupakan salah satu obat yang direkomendasikan dokter untuk mengatasi kondisi tersebut.

  • Operasi

Anda perlu menjalani operasi jika Anda mengalami kondisi yang serius seperti batu ginjal.

Kesimpulan

Penyebab sakit perut sebelah kiri beragam dan perlu diwaspadai. Gejala sakit perut bisa ringan atau berat. Jika Anda mengalami kondisi yang serius pada perut, Anda sebaiknya hubungi dokter. Tergantung pada seberapa parah kondisinya, Anda diminta untuk menggunakan obat atau menjalani operasi.